Wakil Gubenur Jateng Taj Yasin menyerahkan bantuan insentif guru keagamaan dari Pemprov Jateng, Sabtu (13/4/2019). Penyerahan bantuan secara simbolos dilangsungkan di Pondok Pesantren Riyadlotut Tholibin Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi. Ikut mendampingi dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kabag Kesra Abu Mansyur, jajaran Kemenag dan sejumlah pejabat terkait.

Dalam kesempatan itu, wagub menegaskan, sebanyak 9.726 ustad dan ustadzah di Grobogan yang menerima bantuan insentif guru.  Insentif yang diberikan pada guru keagamaan itu besarnya Rp 1,2 juta per tahun.

Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan dorongan pada anak muda untuk jadi pengusaha atau wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja. Hal itu disampaikan bupati saat membuka pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans, Kamis (11/4/2019).

“Setelah lulus pelatihan disini, saya ingin adik-adik ini bisa pengusaha atau berwirausaha sendiri. Dengan berwirausaha maka ada kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja karena butuh karyawan,” katanya.

Tidak semua PNS bisa diangkat jadi pejabat fungsional pada instansi kerjanya. Mereka yang bisa menduduki jabatan ini harus memiliki kompetensi dan keahlian khusus sesuai ketentuan. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat melantik dan mengambil sumpah 473 pejabat fungsional di pendapa kabupaten, Kamis (11/4/2019).

Menurut bupati, sejak terbitnya PP No 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, banyak aturan baru yang diberlakukan.

Sebuah tempat wisata dan edukasi yang diperuntukkan bagi masyarakat umum milik BUMDes Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi kini sudah bisa dikunjungi. Hal ini menyusul sudah diresmikannya tempat wisata dan edukasi buatan yang dinamakan ‘De Bale Cingkrong’ oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (10/4/2019).

“Saya beri apresiasi bagi Kades Cingkrong dan jajarannya yang berani membuat terobosan dan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan membuat tempat bagus seperti ini.

Go to top