Sebuah terobosan baru dilakukan Pemkab Grobogan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi darurat. Yakni, menyediakan fasilitas nomor tunggal layanan panggilan darurat atau call center 112.

Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono menjelaskan, selain peningkatan pelayanan masyarakat, penyediaan layanan 112 dilakukan sebagai salah satu tindak lanjut gerakan menuju 100 Smart City. Dalam rencana utama yang telah disepakati, Pemkab Grobogan akan melaksanakan 10 Quick Win yang didalamnya terdapat layanan 112 tersebut.

“Layanan nomor 112 untuk panggilan darurat ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat. Dengan adanya layanan ini maka masyarakat cukup menghubungi nomor 112 jika dalam keadaan darurat. Saya minta semua kepala OPD dan camat untuk menyebarluaskan informasi ini,” kata Sumarsono saat membuka sosialisasi layanan nomor tunggal panggilan darurat 112 di pendapa kabupaten, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, sejauh ini memang sudah ada nomor kedaruratan lainnya. Misalnya, nomor untuk kedaruratan kebakaran, kecelakaan, kesehatan, dan bencana. Namun, sebagian besar masyarakat tidak menyimpan atau hafal nomor-nomor kedaruratan tersebut.

Dengan nomor 112 akan gampang diingat karena angkanya hanya tiga digit. Layanan ini nantinya tidak menggantikan nomor kedaruratan lainnya yang sudah ada. Justru layanan 112 ini nanti akan bersinergi dengan nomor kedaruratan lainnya.

Kepala Diskominfo Grobogan Wiku Handoyo menambahkan, untuk layanan menggunakan nomor 112 nantinya ada banyak kemudahan. Antara lain, tidak dikenakan biaya maupun mengurangi pulsa telepon ketika digunakan untuk menghubungi nomor 112.

Selain itu, nomor 112 itu bisa dihubungi ketika kondisi ponsel tidak ada sinyal sama sekali. Misalnya, saat berada di tengah kawasan hutan. Hal itu bisa memungkinkan karena layanan 112 ini terkoneksi dengan satelit.

Ditambahkan, nomor tunggal layanan darurat 112 baru akan diaktifkan oleh Kemenkominfo pada Januari atau Februari 2019. Meski demikian, semua sarana dan prasarana penunjang serta operatornya sudah disiapkan.