Sekretaris Daerah (Sesda) Grobogan Moh Sumarsono secara resmi membuka acara pembinaan takmir masjid yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Selasa (1/10/2019). Acara yang diikuti sekitar 120 takmir masjid ini diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Grobogan.

“Kegiatan pembinaan terhadap takmir masjid ini patut mendapat apresiasi. Semoga melalui pembinaan ini, para pengurus takmir dapat memahami tugas pokok tentang urusan kemasjidan sehingga dapat mendukung program DMI Kabupaten Grobogan,” kata Sumarsono.

Dia berharap pembinaan takmir masjid tidak hanya dilakukan di level kabupaten. Tetapi juga menjangkau tingkat kecamatan sehingga bisa lebih efektif.

Dalam pembinaan ini, pihak panitia menghadirkan narasumber takmir masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustad Wahyu Tejo. Dalam kesempatan itu, Wahyu menyampaikan materi mengenai manajemen masjid yang dilakukan di Masjid Jogokariyan saat ini.

Menurutnya, ada beberapa langkah manajemen masjid. Yakni, menentukan wilayah dakwah, melakukan pendataan jamaah. Kemudian merencanakan, menyosialiasikan dan membuat laporan kegiatan.

“Untuk prinsip manajemen masjid juga ada beberapa. Yakni, melayani, memahamkan, menyosialisasikan dan mempertanggungjawabkan,” katanya.

Selain Wahyu, ada narasumber lainnya yang dihadirkan. Yakni, tim akustik dari DMI Provinsi Jateng yang berbagi ilmu tentang tata kelola akustik masjid. Dalam kesempatan itu, DMI Jateng secara simbolis menyerahkan mobil akustik guna menjalankan program akustik masjid di Kabupaten Grobogan.

Ketua DMI Kabupaten Grobogan Sugiyanto mengungkapkan, dalam kegiatan ini, pihaknya sengaja mengundang narasumber dari takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta, yang dinilai berhasil dalam meningkatkan tata kelola manajemen dan memakmurkan masjid.

“Semoga apa yang telah dilakukan takmir masjid Jogokariyan dapat menginspirasi para takmir masjid di Grobogan ini. Selain meningkatkan pengelolaan manajemen masjid, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan takmir atau teknisi sound masjid di bidang tata akustik atau sound system masjid,” katanya.