Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan secara resmi melangsungkan launching tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Rabu (4/12/2019). Bupati Grobogan Sri Sumarni, jajaran Forkopimda, Bawaslu, perwakilan KPU Provinsi Jateng, hadir dalam launching tahapan Pilkada itu. Hadir pula, para Kepala OPD, camat, partai politik, dan organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sri Sumarni mengatakan, Kabupaten Grobogan pada tahun 2020 nanti menjadi salah satu daerah yang menyelenggarakan Pilkada bersama 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Terkait hal itu, bupati mengajak semua pihak masyarakat untuk menyukseskan semua tahapan Pilkada 2020 yang sudah diumumkan oleh pihak KPU.

“Ayo kita sukseskan pelaksanaan Pilkada tahun depan. Saya minta agar masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada nanti. Jangan sampai golput,” tegasnya.

Dalam acara launching itu juga dilakukan pengenalan ‘Ki Sugro’ yang menjadi maskot Pilkada Grobogan 2020. Maskot tersebut berbentuk katak yang mengenakan pakaian lurik, celana hitam, memakai caping dan membawa paku.

Binatang katak mempunyai arti tangguh, seperti halnya katak yang mampu bertahan di segala kondisi. Sedangkan pakaian lurik dan caping, merupakan penggambaran penduduk Grobogan yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Kata Ki, diambilkan dari sebutan tokoh-tokoh di Grobogan. Seperti Ki Ageng Selo, Ki Ageng Tarub, dan Ki Ageng Getas Pendawa. Sementara kata Sugro merupakan singkatan dari Suara Grobogan,” kata Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo.

Pada kesempatan itu, Agung menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Grobogan yang telah memberikan anggaran untuk peyelenggaraan Pilkada. Pelaksanaan pilkada akan dilangsungkan tanggal 23 September 2020 mendatang.

“Untuk penyelenggaraan Pilkada 2020, kami mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 37,2 miliar. Kita harapkan, pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Grobogan mendatang harus bisa sukses dan berjalan lancar,” katanya.