Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

Komponen IPM adalah usia hidup (longevity), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup layak (decent living). Usia hidup diukur dengan angka harapan hidup atau e0 yang dihitung menggunakan metode tidak langsung (metode Brass, varian Trussel) berdasarkan variabel rata-rata anak lahir hidup dan rata-rata anak yang masih hidup. IPM merupakan indeks komposit yang dihitung sebagai rata-rata sederhana dari indeks harapan hidup (e0), indeks pendidikan (angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah), dan indeks standar hidup layak. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Grobogan mulai tahun 2008 sampai dengan tahun 2011 dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut :

Tabel

Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2008 – 2011

Tahun

2008

2009

2010

2011

2012

Nilai IPM

70,22

70,60

70,83

71,27

 

Sumber : BPS Kabupaten Grobogan. (data tahun 2012 belum tersedia)

        

Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai IPM Kabupaten Grobogan pada tahun 2011 adalah sebesar 71,27. Angka ini termasuk dalam kategori menengah atas. Apabila dibandingkan dengan nilai IPM pada tahun-tahun sebelumnya, IPM di Kabupaten Grobogan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan keberhasilan program-program Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.